Suarabangsanews | Kubu Raya Kalbar – Masjid Al-Hidayah yang berada di Komplek Grand Ima Residence, Jalan Kemuning, Desa Sungai Ambawang Kuala, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, dipadati ratusan jamaah muslim pada malam pertama pelaksanaan salat Tarawih, Ramadan 1447 Hijriyah, (malam pertama Ramadan).
Jamaah yang hadir berasal dari berbagai latar belakang profesi dan suku, khususnya warga yang berdomisili di Komplek Grand Ima Residence serta Jalan Kemuning RT 05 RW 10 Dusun 01. Masjid yang memiliki kapasitas sekitar 300 jamaah itu tampak penuh, bahkan sebagian jamaah melaksanakan salat di area luar masjid.
Pelaksanaan salat Tarawih dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang sudah menjadi tradisi tahunan di Masjid Al-Hidayah setiap bulan suci Ramadan. Kegiatan ini bertujuan mempererat ukhuwah islamiyah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan jamaah.
Dalam kultum (kuliah tujuh menit) malam pertama, Ketua Masjid Al-Hidayah yang juga bertindak sebagai imam Tarawih, Asnawiqomar S.Kom,M,PD. mengajak seluruh jamaah untuk menjaga ketertiban lingkungan serta memperkuat sikap toleransi antar warga, mengingat kawasan Komplek Grand Ima Residence dan sekitarnya dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang agama yang beragam.
“Mari kita saling menjaga ketertiban dan toleransi di lingkungan kita, khususnya di Komplek Grand Ima Residence, Alfi Khair, dan Jalan Kemuning. Di sini ada mayoritas muslim dan juga non muslim, sehingga kita wajib saling menghormati satu sama lain,” ujar Asnawiqomar S,Kom.Mpd.
Ia juga menyampaikan hasil kesepakatan antara pengurus masjid dan tokoh masyarakat setempat, yakni tidak memperbolehkan penggunaan pengeras suara (mikrofon) untuk membangunkan sahur.
“Kita sepakat tidak menggunakan mikrofon saat membangunkan sahur sebagai bentuk penghormatan kepada saudara-saudara kita yang non muslim. Jika ingin mengingatkan sahur, cukup melalui telepon genggam atau cara yang tidak mengganggu,” tegasnya.
Menutup kultum nya, Asnawiqomar s Kom,Mpd. mengajak seluruh jamaah untuk memakmurkan Masjid Al-Hidayah selama bulan Ramadan dan mensyukuri kesempatan bertemu kembali dengan bulan suci.
“Mari kita ramaikan dan penuhi masjid yang kita cintai ini. Kita tidak tahu apakah tahun depan masih diberi kesempatan bertemu bulan Ramadan. Karena itu, mari kita bersyukur dan memaksimalkan ibadah di bulan yang penuh berkah ini,” pungkasnya.
Kegiatan Tarawih dan tadarus di Masjid Al-Hidayah direncanakan berlangsung rutin sepanjang bulan Ramadan dengan tetap mengedepankan ketertiban, kenyamanan, dan toleransi antar warga.
Pewarta : Ronny Aswandi
%20(1080%20x%201080%20piksel)%20(1080%20x%201080%20piksel)%20(1080%20x%201080%20piksel)%20(1080%20x%201080%20piksel)%20(1080%20x%201080%20piksel)%20(1080%20x%201080%20piksel)%20(1080%20x%201080%20piksel)%20(1080%20x%20-%202026-02-18T221535.813.jpg)
